أَخْبَرَنَاأَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ وَحَجَّاجُ بْنُ الْمِنْهَالِ قَالَاحَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا عَامِرٌ الْأَحْوَلُ قَالَحَجَّاجٌ فِي حَدِيثِهِ عَامِرُبْنُ عَبْدِ الْوَاحِدِ قَالَحَدَّثَنِي مَكْحُولٌ أَنَّ ابْنَ مُحَيْرِيزٍحَدَّثَهُ أَنَّ أَبَا مَحْذُورَةَحَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَعَلَّمَهُ الْأَذَانَ تِسْعَ عَشْرَةَ كَلِمَةًوَالْإِقَامَةَ سَبْعَ عَشْرَةَ كَلِمَةً
Telah
mengabarkan kepada kami Abu Al Walid Ath Thayalisi dan Hajjaj bin
Minhal keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Hammam telah
menceritakan kepada kami 'Amir Al Ahwal, Hajjaj menyebutkan dalam
haditsnya; 'Amir bin Abdul Wahid ia berkata: telah menceritakan kepadaku
Makhul bahwa Ibnu Muhairiz mengabarkan kepada kami, bahwa Abu Mahdzurah
menceritakan kepadanya, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
pernah mengajarinya cara mengumandangkan adzan dengan sembilan belas
kalimat, dan iqamah dengan tujuh belas kalimat."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar