أَخْبَرَنَاسَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَامُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْأَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّمُعَاوِيَةَ سَمِعَ الْمُؤَذِّنَ قَالَاللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ فَقَالَمُعَاوِيَةُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُأَكْبَرُ فَقَالَ الْمُؤَذِّنُ أَشْهَدُأَنْ لَا إِلَهَ إِلَّااللَّهُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَإِلَّا اللَّهُ فَقَالَ مُعَاوِيَةُأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَإِلَّا اللَّهُ أَشْهَدُ أَنْلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُفَقَالَ الْمُؤَذِّنُ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُاللَّهِ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُاللَّهِ فَقَالَ مُعَاوِيَةُ أَشْهَدُأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ أَشْهَدُأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ فَقَالَالْمُؤَذِّنُ حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِحَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ فَقَالَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَإِلَّا بِاللَّهِ فَقَالَ الْمُؤَذِّنُ حَيَّعَلَى الْفَلَاحِ حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِفَقَالَ لَا حَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ فَقَالَالْمُؤَذِّنُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُأَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّااللَّهُ فَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُاللَّهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّااللَّهُ ثُمَّ قَالَ هَكَذَافَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّىاللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Telah
mengabarkan kepada kami Sa'id bin 'Amir telah menceritakan kepada kami
Muhammad bin 'Amru dari Ayahnya dari Kakeknya bahwa Mu'awiyah pernah
mendengar mu`adzin mengucapkan; "ALLAHU AKBAR (Allah Maha besar), ' maka
Mu'awiyah mengucapkan: "ALLAHU AKBAR (Allah Maha Besar), ' mu`adzin
mengucapkan; "ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLAHU (Aku bersaksi bahwa tidak ada
tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah), ' maka Mu'awiyah
mengucapkan; "ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLAHU (Aku bersaksi bahwa tidak ada
tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah), ' mu`adzin mengucapkan;
"AYSHADU ANNA MUHAMMADAN RASULULLAH (Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah
utusan Allah), ' maka Mu'awiyah mengucapkan; "ASYHADU ANNA MUHAMMAD
RASULULLAH (Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah), ' lalu
mu`adzin mengucapkan; "HAYYA ALA SHALAAT (Mari shalat), ' maka Mu'awiyah
mengucapkan; "LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAHI (Tidak ada daya dan
kekuatan kecuali dengan (kehendak) Allah), ' lalu mu`adzin mengucapkan;
"HAYYA ALAL FALAAH (Mari kita menuju pada kemenangan), ' maka Mu'awiyah
mengucapkan; "LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAHI (Tidak ada daya dan
kekuatan kecuali dengan (kehendak) Allah), ' lalu mu`adzin mengucapkan;
"ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR LAA ILAAHA ILLAAHU (Allah Maha besar, Allah
Maha Besar, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah), '
maka Mu'awiyah mengucapkan: "ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR LAA ILAAHA ILLAHU
(Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada tuhan (yang berhak
disembah) kecuali Allah).' kemudian ia berkata: "Demikianlah yang telah
dilakukan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar